RSS

Jatuh Cinta

15 Jan

    Jatuh Cinta

Ketika aku menemani ibuku yang dirawat di rumah sakit beberapa tahun silam, aku sempat berkenalan dengan seorang pasien yang bangsalnya tepat berada di samping bangsal ibuku. Pemisah diantara kami hanya sebuah tirai. Ia sering menutup tirainya pertanda bahwa ia memang tak mau diganggu. Kalau sedang tidak ada yang menungguinya, sering kudengar isakan tangisnya.  Bila sanak saudara menjenguknya, ia diam dan tak berekspresi. Beberapa kali aku pun mencoba mengobrol dengannya, namun tak ada respon darinya. Ia terlihat begitu lemah dan tak berdaya. Tubuhnya kurus dan tubuhnya pucat sekali.

Suatu hari ia membuat geger karena hendak loncat dari balkon kamar rumah sakit. Sejak hari itulah aku mengetahui bahwa ini bukan percobaan bunuh diri yang pertama kali. Ia masuk ke rumah sakit sudah berkali-kali dengan berbagai macam cara untuk membunuh dirinya. Aku shoock ketika mendengar dari salah seorang sanak keluarganya bahwa ia melakukan itu karena pacarnya menikah dengan orang lain.

Ini bukan kali pertama aku mendengar kisah orang bisa bertindak nekat ketika patah hati. Betapa tersiksanya gadis ini. Hatinya tertawan pada orang yang dicintainya. Seorang penyair berkata,

Tak ada yang lebih sengsara di bumi daripada orang yang kasmaran

Jika ia bertemu dengan orang yang dicintai ia senang

Kau lihat ia menangis setiap saat

Karena takut berpisah atau memendam rindu

Ia juga menangis ketika berada di sampingnya karena takut berpisah

Air mata berlinang ketika berpisah

Dan airmatanya berlinang lagi ketika bertemu

Gadis itu masih muda. Masih sehat, sebenarnya. Namun aku melihat harapan hidupnya sirna, hanya karena ia dirudung cinta! Seolah-olah cahaya Allah padam dalam hatinya. Ia seperti orang buta yang berjalan  tanpa tujuan. Ia buta karena cinta yang tak semestinya.

Setelah kejadian mencoba melompat itu, kudengar suaranya parau pilu memohon pada sanak keluarganya agar ia dibiarkan mati. Rupanya ia lelah, berkali-kali mencoba untuk bunuh diri tapi selalu berhasil dihalangi. Hatiku ngilu. Betapa dahsayatnya cinta menyerang seorang anak manusia. Begitu luar biasanya cinta menghancurkan hidupnya dan memporakporandakan perasannya. Nyeri sekali melihat keadaannya yang begitu putus asa….cintanya telah menyibukkan hati dan pikirannya. Cintanya pula yang menjauhkan dirinya dengan Allah.

Andaikan jiwanya tak kosong, tentu ia tidak akan sampai seperti ini. Ia tidak harus terus terkapar di rumah sakit ini, atau mencari-cari cara untuk ‘menghentikan penderitaannya’. Ia begitu berlebihan dalam mencintai hingga ia tak mampu lagi mengendalikannya. Cintanya telah menghancurkan dirinya…

Orang-orang yang jatuh cinta, akan lemahlah jiwanya, jika ia tak mampu mengendalikannya. Ia mencintai kekasihnya dan ada yang diharapkan dari kekasihnya itu. Tidak seperti cinta Allah pada hamba-Nya. Allah mencintai tanpa terkecuali. Allah mencintai hamba-Nya, untuk diri mereka sendiri, bukan untuk mendapatkan sesuatu dari orang yang dicintai.  Gadis itu sangat memerlukan Allah, yang sejatinya terus mengasihininya dan memanggilnya menuju keridhoan-Nya, namun tampaknya ia enggan mengasihani dirinya sendiri. Cinta butanya hanya melahirkan penderitaan dan membuat ia kehilangan kenikmatan mencintai Allah…

 Aku tak tahu sampai kapan gadis ini akan terus-terusan menyiksa dirinya sendiri. Entah sampai kapan ia terserang buta yang memekatkan penglihatannya dan menulikan pendengarannya itu.

Wahai Allah yang paling berhak dipuja dari segalanya, selamatkanlah hamba-hamba-Mu yang lemah karena jatuh cinta…

PS: by OSD -2011-

 
7 Comments

Posted by on January 15, 2012 in Inspiration

 

7 responses to “Jatuh Cinta

  1. Nanda Arsynda

    February 2, 2012 at 3:51 pm

    Assalamu’alaikum..
    subhanaallah…
    mbak, catatannya sungguh memberikan pencerahan baru untuk diriku..

    mbak, aku menganggap catatan dari mbak sebagai hadiah dihari jadiku 15 januari kemarin🙂

     
  2. ciku

    February 2, 2012 at 6:12 pm

    cinta itu buta..memang pelik
    bila si gadis yang menderita itu mula mengucap dua kalimah syahadah, insyallah sembuh.

     
  3. Selimutsura

    February 14, 2012 at 11:59 pm

    Mencintai Allah itu lebih harum dan segar,
    menebarkan wangiannya hingga ke lulur Qalbu,
    kerana DIA..adalah cinta yang benar lagi suci..

     
  4. Khaeroh

    February 19, 2012 at 12:52 am

    assalamu’alaykum,,
    alhamdulillah,, sangat bermanfaat mba’. ^_^

     
  5. sari

    February 22, 2012 at 1:02 am

    assalamu’alaikum…

    kakak… terima kasih atas semuanya, catatannya sangat menyejukan hati ^_^

     
  6. Iam Akaboncu

    June 2, 2012 at 7:54 am

    amien ya rob

     
  7. hasmi ayuningsi

    July 7, 2012 at 2:06 pm

    subehanallah……
    mba’ ctatanx bgus skali,,,,,,,,,sngat menyejukkan hati🙂

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: